KembaliIndustri

Platform Streaming Lokal Makin Diminati Gen Z

Survei terbaru menunjukkan peningkatan pengguna platform streaming lokal di kalangan anak muda.

Redaksi Tavania15 April 2026

Tren menarik terjadi di industri streaming Indonesia: generasi Z semakin beralih ke platform lokal sebagai pilihan utama hiburan digital mereka. Survei yang dilakukan terhadap 10.000 responden berusia 18-25 tahun menunjukkan bahwa 67% dari mereka menghabiskan lebih banyak waktu di platform streaming lokal dibandingkan Netflix atau Disney+. Angka ini naik 23 poin persentase dibandingkan survei serupa dua tahun lalu — sebuah pergeseran yang tidak bisa lagi disebut sebagai fluktuasi sementara.

Faktor utama yang mendorong pergeseran ini adalah relevansi konten, kecepatan update konten terbaru, serta harga berlangganan yang lebih terjangkau di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan generasi muda. Tetapi ada dimensi lain yang lebih menarik: Gen Z Indonesia tampaknya semakin tidak tertarik pada universalitas konten global, dan justru mencari cerita yang berbicara langsung tentang konteks yang mereka kenal — kampus, keluarga, daerah asal, bahasa daerah.

Platform-platform lokal merespons dengan berani berinvestasi dalam konten original berkualitas tinggi, merekrut sutradara dan penulis terbaik, serta memberi ruang bagi cerita-cerita yang sebelumnya dianggap terlalu niche untuk diproduksi. Hasilnya mengejutkan: beberapa konten original lokal justru mendapat engagement yang jauh melampaui ekspektasi, bahkan ditonton oleh diaspora Indonesia di luar negeri yang merasa terhubung kembali dengan budaya asal.

Fenomena ini menandai perubahan fundamental dalam lanskap industri hiburan digital Indonesia. Selama bertahun-tahun, pertanyaan yang selalu muncul adalah bagaimana konten lokal bisa bersaing dengan produksi global yang memiliki anggaran berlipat ganda. Pertanyaan itu kini mulai terasa kurang relevan. Relevansi, ternyata, bukan tentang anggaran — ia tentang siapa yang bercerita dan untuk siapa cerita itu ditujukan.