
FASHION
JW Anderson & Seni Mengubah Mode Menjadi Bahasa
Jonathan Anderson tidak mendesain pakaian — ia merancang percakapan. Setiap koleksinya adalah manifesto tentang identitas, gender, dan keberanian memakai sesuatu yang belum pernah ada.
Baca Selengkapnya →
FASHION
The Devil Wears Prada: Kostum yang Lebih Berbicara dari Dialognya
Patricia Field merancang lebih dari sekadar pakaian — ia membangun karakter. Setiap busana Miranda Priestly adalah kalimat yang tidak perlu diucapkan.
Baca Selengkapnya →
FASHION
Valentino dan Bahasa Keindahan yang Tak Pernah Usang
Selama 45 tahun, Valentino Garavani membangun kerajaan couture yang berdiri di atas satu keyakinan: keindahan sejati tidak perlu mengikuti tren, karena ia mendefinisikannya.
Baca Selengkapnya →
FASHION
JW Anderson & Seni Mengubah Mode Menjadi Bahasa
Jonathan Anderson tidak mendesain pakaian — ia merancang percakapan. Setiap koleksinya adalah manifesto tentang identitas, gender, dan keberanian memakai sesuatu yang belum pernah ada.
Baca Selengkapnya →
FASHION
The Devil Wears Prada: Kostum yang Lebih Berbicara dari Dialognya
Patricia Field merancang lebih dari sekadar pakaian — ia membangun karakter. Setiap busana Miranda Priestly adalah kalimat yang tidak perlu diucapkan.
Baca Selengkapnya →
FASHION
Valentino dan Bahasa Keindahan yang Tak Pernah Usang
Selama 45 tahun, Valentino Garavani membangun kerajaan couture yang berdiri di atas satu keyakinan: keindahan sejati tidak perlu mengikuti tren, karena ia mendefinisikannya.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Fleabag: Ketika Monolog Menjadi Sebuah Mahakarya
Phoebe Waller-Bridge mengubah rasa sakit, kecanggungan, dan duka menjadi komedi paling jujur yang pernah muncul di layar kaca. Fleabag bukan sekadar serial — ia adalah pengakuan.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Parasite: Arsitektur Ketidaksetaraan dalam Setiap Frame
Bong Joon-ho tidak sekadar menceritakan kelas sosial — ia membangunnya secara literal. Tangga, lantai bawah, dan langit-langit menjadi metafora yang berdarah.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Lady Bird: Surat Cinta untuk Kota yang Tidak Kita Pilih
Greta Gerwig menulis dan menyutradarai film yang terasa seperti membaca buku harian sendiri — menyakitkan, lucu, dan sangat, sangat jujur tentang apa artinya menjadi muda.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Fleabag: Ketika Monolog Menjadi Sebuah Mahakarya
Phoebe Waller-Bridge mengubah rasa sakit, kecanggungan, dan duka menjadi komedi paling jujur yang pernah muncul di layar kaca. Fleabag bukan sekadar serial — ia adalah pengakuan.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Parasite: Arsitektur Ketidaksetaraan dalam Setiap Frame
Bong Joon-ho tidak sekadar menceritakan kelas sosial — ia membangunnya secara literal. Tangga, lantai bawah, dan langit-langit menjadi metafora yang berdarah.
Baca Selengkapnya →
FILM ESSAY
Lady Bird: Surat Cinta untuk Kota yang Tidak Kita Pilih
Greta Gerwig menulis dan menyutradarai film yang terasa seperti membaca buku harian sendiri — menyakitkan, lucu, dan sangat, sangat jujur tentang apa artinya menjadi muda.
Baca Selengkapnya →
ART
Visi Picasso: Menemukan Keindahan dalam Fragmentasi
Kubisme lahir dari keberanian untuk melihat dunia sebagaimana adanya — tidak utuh, tidak linear, tidak bisa dijelaskan dari satu sudut pandang. Picasso mengajarkan kita bahwa keindahan bersemayam di dalam kekacauan.
Baca Selengkapnya →
ART
Frida Kahlo: Tubuh sebagai Kanvas, Rasa Sakit sebagai Bahasa
Frida Kahlo tidak melukis untuk menyenangkan mata — ia melukis untuk bertahan hidup. Setiap self-portrait adalah dokumentasi diri yang lebih jujur dari foto apapun.
Baca Selengkapnya →
ART
Basquiat: Dari Jalanan New York ke Museum Dunia
Jean-Michel Basquiat mengubah graffiti menjadi seni yang berteriak — tentang ras, identitas, dan dunia seni yang selalu berusaha mengotak-kotakkan yang tidak bisa dikotak-kotakkan.
Baca Selengkapnya →
ART
Visi Picasso: Menemukan Keindahan dalam Fragmentasi
Kubisme lahir dari keberanian untuk melihat dunia sebagaimana adanya — tidak utuh, tidak linear, tidak bisa dijelaskan dari satu sudut pandang. Picasso mengajarkan kita bahwa keindahan bersemayam di dalam kekacauan.
Baca Selengkapnya →
ART
Frida Kahlo: Tubuh sebagai Kanvas, Rasa Sakit sebagai Bahasa
Frida Kahlo tidak melukis untuk menyenangkan mata — ia melukis untuk bertahan hidup. Setiap self-portrait adalah dokumentasi diri yang lebih jujur dari foto apapun.
Baca Selengkapnya →
ART
Basquiat: Dari Jalanan New York ke Museum Dunia
Jean-Michel Basquiat mengubah graffiti menjadi seni yang berteriak — tentang ras, identitas, dan dunia seni yang selalu berusaha mengotak-kotakkan yang tidak bisa dikotak-kotakkan.
Baca Selengkapnya →Terbaru dari Blog
Lihat Semua
Film Indonesia Dominasi Box Office Awal 2026
Beberapa film lokal berhasil mengalahkan film Hollywood di tangga box office Indonesia.

Joko Anwar Umumkan Proyek Film Terbaru
Sutradara kondang Indonesia mengumumkan proyek ambisius terbarunya yang dijadwalkan rilis 2027.

5 Film Indonesia Masuk Seleksi Festival Cannes
Prestasi membanggakan bagi perfilman Indonesia di kancah internasional.